Skip to main content

#24 Tentang malam

Banyak orang yang terpesona dengan keindahan senja, tapi tidak dengan ku, aku lebih terkesima dengan malam, karena malam memberikan ketenangan, malam yang sunyi memang terkadang menakutkan tapi seringkali sunyi itulah yang menjadi ramai dalam pikiran, malam memberikan aura dingin seolah memberitahu kau butuh kehangatan, malam memberikan ketenangan ketika kau berbicara dengan orang yang kau suka atau sekedar basa basi dengan orang yang tidak kau kenal sampai-sampai kau sering lupa malam telah jadi larut malam, malam memberikan momen romantis bagi orang tuaku saat mereka mulai bercerita tentang masa lalu atau masa yang akan datang, malam selalu memberikan kami waktu untuk duduk bersama setelah menjalani kesibukan masing-masing, dari segala pengalaman malam ku yang paling penting malam selalu memberiku ruang untuk sekejap beristirahat tanpa ada kekhawatiran, karena setiap manusia telah bersepakat bahwa malam waktu yang paling tepat untuk beristirahat dengan segala manfaatnya.

Comments

Popular posts from this blog

#34 Tanggung Sendiri

kita benar benar berkuasa atas apa yang akan kita putuskan dan apa yang akan kita jalani, saya sadari dari sepanjang perjalanan hidup menuju ke pendewasaan diri beberapa keputusan mungkin berat ke arah yang salah, tapi setidaknya kita sadar setelah fase yang disebut penyesalan itu telah terlewati, kita sadar bahwa kita adalah orang yang tangguh dan kuat untuk menopang segala konsekuensi keputusan itu. lucu memang jika dikenang kembali, terkadang sesekali teringat dan langsung membuat diri tersenyum sendiri. jadi ambil tanggung jawab atas keputusan yang dibuat oleh diri sendiri, karna yakinlah hanya kita sendirilah yang bertanggung jawab untuk diri kita sendiri.

#37 Mengikhlaskan banyak kekalahan

manusia tidak pernah bisa belajar tanpa rasa sakit, kesakitan kesakitan yang dialami sampai telah dilewati mampu jadi pembelajaran yang ampuh untuk kebanyakan orang, bagi yang berpikir dan beruntung mereka selalu berpikir tentang potensi risiko sehingga hanya sedikit melewati kesakitan, ya tetap saja merasakan walau sedikit, bagi yang kurang beruntung yah harus melalui kesakitan dengan porsi yg cukup banyak untuk dapat pembelajaran, bukan tidak berpikir, tapi lebih ke alamiah proses hidup masing-masing, menerima semua menjadikan dewasa, tapi bagi saya melewati semua itu seperti mengikhlaskan banyak kekalahan untuk menjadi pemenang.